Home - Distan Bengkalis

    www.distan.bengkaliskab.go.id
Website Resmi Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis

RENJA DISTAN 2017

 
   

 RENJA DISTAN 2017

 

 PENDAHULUAN

 

 

1.1       Latar Belakang

 

Perencanaan adalah suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat melalui urutan pilihan, dengan memperhitungkan sumber daya yang tersedia. Tahapan ini dilaksanakan dalam rangka pembangunan daerah yang memanfaatkan sumber daya yang dimiliki untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat yang nyata, baik dari aspek pendapatan, kesempatan kerja, lapangan usaha, akses terhadap pengambilan kebijakan, berdaya saing maupun peningkatan indeks pembangunan manusia.

Dalam Perencanaan Pembangunan daerah, proses penyusunan tahapan-tahapan kegiatan melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya yang ada dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial dalam suatu lingkungan wilayah/daerah dalam jangka waktu tertentu. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, mengamanatkan bahwa Pemerintah Daerah berkewajiban untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah sebagai penjabaran visi, misi dan program Kepala Daerah ke dalam strategi pembangunan daerah, kebijakan umum, program prioritas daerah, dan arah kebijakan keuangan daerah.

 

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, telah menjelaskan bahwa dalam ruang lingkup perencanaan pembangunan daerah yang meliputi tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah, Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Strategis (Renstra) OPD, Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja Organisasi Perangkat Daerah (Renja OPD) merupakan satu sistem perencanaan pembangunan daerah.

Pada tingkatan OPD dilakukan penyusunan dokumen perencanaan untuk periode 1 (satu) tahun yang dinamakan Renja OPD yang memuat kebijakan, program dan kegiatan sebagai langkah strategis untuk mewujudkan hasil-hasil pembangunan yang diinginkan dalam perencanaan jangka menengah. Kualitas dokumen Renja sangat ditentukan oleh kualitas program dan kegiatan yang akan dilaksanakan, sehingga penyusunan Renja OPD sangat ditentukan oleh kemampuan OPD dalam menyusun, mengorganisasikan, mengimplementasikan, mengendalikan, dan mengevaluasi capaian program dan kegiatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi OPD.

 

Penyusunan rancangan Renja OPD merupakan tahapan awal yang harus dilakukan sebelum disempurnakan menjadi dokumen Renja OPD yang definitif. Dalam prosesnya penyusunan rancangan Renja OPD mengacu pada kerangka arahan yang dirumuskan dalam rancangan awal RKPD. Oleh karena itu penyusunan rancangan Renja OPD dapat dikerjakan secara stimulan/paralel dengan penyusunan rancangan awal RKPD,  dengan fokus melakukan pengkajian terlebih dahulu terhadap kondisi eksisting OPD, evaluasi pelaksanaan Renja OPD tahun-tahun sebelumnya dan evaluasi kinerja terhadap pencapaian Renstra OPD.

 

Rancangan Renja-OPD hasil Forum OPD kabupaten menjadi bahan pemutakhiran rancangan RKPD untuk selanjutnya dibahas didalam musrembang RKPD kabupaten.

 

Renja-OPD yang disusun dengan mengacu pada Renstra dan pagu indikatif selanjutnya menjadi pedoman penyusunan RKA-OPD (Rencana Kerja dan Kegiatan  Organisasi Perangkat Daerah). RKA-OPD merupakan dokumen perencanaan dan penganggaran yang berisi rencana pendapatan, rencana belanja program dan kegiatan OPD serta rencana pembiayaan sebagai dasar penyusunan APBD. Dengan demikian Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)  inilah yang menjadi muara dari dokumen perencanaan dan penganggaran. Selanjutnya RKA-OPD ini akan menjadi dasar ditetapkannya Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)

 

Dalam penyusunan APBD Kabupaten Bengkalis, Pemerintah Kabupaten Bengkalis  telah menerapkan partisipasi setiap Organisasi dalam penyusunan anggaran masing-masing OPD yakni dengan menyusun  Rencana Kerja dan Anggaran Organisasi Perangkat Daerah (RKA-OPD). Dalam RKA-OPD, masing-masing OPD telah membuat  indikator kinerja yang akan dicapai untuk setiap program dan kegiatan yang akan dilaksanakan.  Dalam RKA telah memuat input, output , dan outcome dari masing-masing program dan kegiatan, jadi dalam RKA telah memuat sasaran anggaran.

 

Penyusunan RKA-OPD yang optimal pada gilirannya akan memberikan andil yang penting dalam tingkat keberhasilan capaian sasaran dalam penyusunan Laporan Kinerja pada Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis untuk 1 (satu) tahun pelaksanaan anggaran yakni dalam upaya terwujudnya sinkronisasinya perencanaan program dan penganggaran, meningkatnya akuntabilitas pemanfaatan sumber daya dan keuangan publik dan terwujudnya penilaian kinerja kebijakan yang terukur, perencanaan, dan pelaksanaan sesuai RPJMD, sehingga tercapai efektivitas perencanaan.

 

Dalam penyusunan Rencana Kerja (RENJA) Organisasi Perangkat Daerah Tahun 2017, Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis mempertimbangkan berbagai permasalahan dan perubahan strategis yang dihadapi oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis. Penyusunan Rencana Kerja (RENJA) ini diharapkan dapat menjamin kelancaran, keserasian, keselarasan, dan keterpaduan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Organisasi yang handal, profesional, efisien, efektif, serta tanggap terhadap aspirasi pihak-pihak yang dilayani (stakeholder) dan perkembangan isu-isu strategis.

 

1.2       Landasan Hukum

 

Sebagai pijakan dalam melaksanakan program dan kegiatan haruslah mengikuti petunjuk-petunjuk sehingga program dan kegiatan dapat maksimal  dalam pecapaian tujuan. Sebagai kerangka pelaksanaan program dan kegiatan secara berjenjang maka dipaparkan  produk hukum yang sesuai dan digunakan yaitu:

 

  1. Undang-undang No. 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman;
  2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421).
  3. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700).
  4. Undang-undang No. 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan;
  5. Undang-undang No. 13 Tahun 2010 tentang Hortikultura;
  6. Undang-undang No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan;
  7. Undang-undang No. 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani;
  8. Undang-Undang Nomor  23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
  9. Undang–undang No. 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan;
  10. Undang-undang No. 41 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-undang No. 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan;
  11. Undang-undang No. 16 Tahun 2016 tentang  Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan;
  12. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
  13. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian Rencana Pembangunan Nasional.
  14. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.
  15. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.
  16. Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015 – 2019.
  17. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
  18. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah.
  19. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 43/Permentan/OT.010/8/2016 tentang Pedoman Nomenklatur, Tugas dan Fungsi Dinas Urusan Pertanian Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota;
  20. Peraturan Daerah Kabupaten Bengkalis Nomor  03  Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah Kabupaten Bengkalis Tahun 2005-2025.
  21. Peraturan Daerah Kabupaten Bengkalis Nomor 3 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah;
  22. Peraturan Daerah Kabupaten Bengkalis Nomor 11 Tahun 2016  tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bengkalis Tahun 2016-2021;
  23. Peraturan Daerah Nomor : 12 Tahun 2016 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2017
  24. Peraturan Bupati Bengkalis Nomor 56 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Eselonering, Tugas, Fungsi dan Uraian Tugas serta Tata Kerja pada Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis;
  25. Peraturan Bupati Bengkalis Nomor :  73 Tahun 2016 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis TA. 2017;
  26. Keputusan Bupati Bengkalis Nomor 70/KPTS/2017 Tahun 2017 Tentang Pengesahan Rencana Strategis Satuan Kerja di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis Tahun 2016-2021;

 

 

1.3      Maksud dan Tujuan

 

1.3.1     Maksud

Maksud Penyusunan Rencana Kerja OPD ini merupakan sarana bagi Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis untuk menyampaikan rencana kebijakan, program, dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada Tahun 2017 guna merealisasikan target sasaran yang telah ditetapkan dalam rencana Strategis (Renstra) dalam rangka mencapai visi dan misi Kabupaten Bengkalis Periode 2016 – 2021.

1.3.2 Tujuan

 

Sedangkan Tujuan dari penyusunan Renja Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis Tahun 2017 adalah untuk memberikan arah serta pedoman taktis dan strategis dalam penyelenggaraan pelayanan di bidang pertanian selama 1 (satu) tahun kedepan.

 

1.4    Sistematika Penulisan

 

 

Rencana Kerja (Renja) Dinas Pertanian Kabupaten Bengakalis Tahun 2019 sebagai pedoman dan arah kerja Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis, dengan sistematika penulisan sebagai berikut :

BAB I   : PENDAHULUAN

1.1     Latar Belakang

1.2     Landasan Hukum

1.3     Maksud dan Tujuan

1.4     Sistematika Penulisan

BAB II  : EVALUASI PELAKSANAAN RENJA OPD TAHUN LALU

2.1     Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun Lalu dan Capaian Renstra OPD

2.2 Analisis Kinerja Pelayanan OPD

2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi OPD

2.4 Review Terhadap Rancangan Awal RKPD

2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat

BAB III : TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH

3.1    Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional

3.2     Tujuan dan Sasaran Renja OPD

3.3     Program dan Kegiatan

BAB IV : RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH

BAB V : PENUTUP

LAMPIRAN-LAMPIRAN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                  Evaluasi Pelaksanaan RENJA- OPD

                  Tahun Lalu

 

 

 

 

  1. Evaluasi Pelaksanaan Renja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tahun lalu dan Capaian Renstra OPD

 

 

            Evaluasi pelaksanaan Renja tahun lalu ditujukan untuk mengidentifikasi perkembangan kemampuan perangkat daerah dalam melaksanakan program dan kegiatan, mengidentifikasi realisasi pencapaian target kinerja program dan kegiatan renstra perangkat daerah, serta mengetahui hambatan dan permasalahan yang dihadapi.

            Evaluasi hasil pelaksanaan rencana Kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pencapaian perencanaan strategis (Renstra) perangkat daerah Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis s/d tahun 2017  belum ada. Sesuai dengan Peraturan Bupati Bengkalis Nomor 56 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Eselonering, Tugas, Fungsi dan Uraian Tugas serta Tata Kerja pada Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis maka pada Tahun 2017 merupakan tahun pertama Renstra Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis.

Pada tahun 2017 Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis akan melaksanakan kegiatan-kegiatan sebagaimana telah dituangkan dalam Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis dan merupakan komitmen pencapaian Visi dan Misi RPJMD Kabupaten Bengkalis Tahun 2016 – 2021, adapun rencana program dan kegiatan Dinas Pertanian tahun 2017 sebagaimana tabel dalam lampiran I dokumen ini.

Pada tahun 2017 belum ada evaluasi dan analisis capaian kinerja terhadap setiap Indikator Kinerja Utama (IKU) pada masing-masing Sasaran Strategis Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis namun dapat dilihat target beberapa indikator sebagai berikut: 

Dengan Visi :

“ Terwujudnya Pengelolaan Pertanian yang Maju

 

 

NO

SASARAN

INDIKATOR KINERJA SASARAN

2017

Satuan

(1)

(2)

(3)

(4)

 

1.

Meningkatnya produktivitas tanaman pangan dan hortikultura

 

 

 

1.1

Produktivitas tanaman pangan  (Padi)

 3,730

Ton/Ha

 

1.2

Produktivitas tanaman pangan  (Palawija)

14,100

Ton/Ha

 

1.3

Produktivitas tanaman hortikultura (Sayuran)

2,858

Ton/Ha

 

1.4

Produktivitas tanaman hortikultura (Buah-buahan)

0,011

Ton/Ha

2.

Meningkatnya produktivitas ternak

2.1

Populasi ternak sapi

14.260

Ekor

 

2.2

Produksi daging

209.200

Kg

1.

Meningkatnya keterpaduan produktivitas perkebunan

 

 

 

1.1

Produktivitas tanaman perkebunan (Karet)

 0,778

Ton/Ha 

 

1.2

Produktivitas tanaman perkebunan (Kelapa)

0,915

Ton/Ha

 

1.3 

Produktivitas tanaman perkebunan (Kelapa sawit)

2,678

Ton/Ha

 

1.4

Produktivitas tanaman perkebunan (Sagu)

1,534

Ton/Ha

1.

Meningkatnya kualitas petani

1.1

 

1.2

 

1.3

Persentase peningkatan kelas kelompok tani (Pemula)

Persentase peningkatan kelas kelompok tani (Lanjut)

Persentase peningkatan kelas kelompok tani (Madya)

84,848

 

14,784

 

0,367

%

 

    %

 

%

1.

Meningkatnya kualitas pengelolaan keuangan dan kinerja

1.1

Nilai akuntabilitas kinerja

B

 

 

1.2

Persentase temuan Inspektorat/BPK yang ditindaklanjuti

100

%

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2.2.    Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah

          Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis mempunyai tugas yakni melaksanakan urusan Pemerintahan Daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan bidang Pertanian. Dalam melaksanakan tugasnya Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis menyelenggarakan fungsi yaitu;

1)     Perumusan kebijakan teknis bidang pertanian;

2)     Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum bidang pertanian;

3)     Pembinaan, fasilitasi, dan pelaksanaan tugas bidang pertanian;

4)     Pemantauan, evaluasi dan pelaporan bidang pertanian;

5)     Pelaksanaan kesekretariatan dinas;

6)     Penyelenggaraan tugas lain sesuai tugas dan fungsinya.

 

Pencapaian kinerja pelayanan SKPD dapat diukur dari beberapa indikator dan telah ditetapkan dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) sebagai tolok ukur keberhasilan sasaran strategis selama tahun 2017-2021 antara lain sebagai berikut:

Tabel 2.5

Indikator Kinerja Utama Dinas Pertanian Tahun 2017-2021

 

No

Sasaran Program/Kegiatan

Indikator Kinerja

(1)

(2)

(3)

1.

Meningkatnya pengelolaan sektor primer

  1.  

Produktivitas Tanaman Pangan

-      Padi

-      Palawija

-      Hortikultura

  1.  

Produktivitas tanaman perkebunan

-      Karet (K3=kadar karet kering)

-      Kelapa (kopra setara = 4,5 butir kelapa)

-      Kelapa sawit (setara cpo)

-      Sagu (tepung sagu kering)

  1.  

Populasi ternak besar (Sapi)

 

  1.  

Persentase cakupan bina kelompok tani

 

 

Semua Pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis diharapkan mengerti tugas pokok dan fungsi Dinas Pertanian, untuk itu Peraturan Daerah tentang Organisasi dan Tata kerja serta Peraturan Bupati tentang tugas pokok dan fungsi Dinas Pertanian menjadi buku wajib bagi seluruh pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis. Selain Perda dan Perbup tersebut diperbanyak, secara rutin pimpinan dalam berbagai kesempatan juga menekankan perlunya pemahaman akan tugas dan fungsi Dinas Pertanian kepada seluruh pegawai.

 

 

2.3.    Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah

Untuk mencapai target kinerja Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis tahun 2017 perlu dilakukan antara lain  intensifitas koordinasi dengan berbagai pihak, karena sasaran yang dimaksud tidak hanya dapat dicapai dengan kebijakan dari Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis saja, tetapi juga ditentukan oleh kebijakan-kebijakan dari stakeholder lainnya, sehingga diharapkan dimasa yang akan datang capaian semua sasaran strategis dapat lebih optimal.

Sejauh ini Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis dalam melaksanakan tugas dan fungsi mengalami beberapa permasalahan yang akan menjadi fokus untuk segera diselesaikan secara bertahap. Beberapa permasalahan yang telah diidentifikasi serta faktor-faktor yang mempengaruhinya antara lain :

 

 

1)        Kapasitas aparatur dinas belum optimal.

2)        Terbatasnya sarana dan prasarana pertanian.

3)        Akses terhadap data dan informasi agribisnis belum optimal.

4)        Penanganan pengembangan budidaya tanaman yang belum sesuai standar.

5)        Penanganan pasca panen, pembinaan mutu, pemasaran hasil Pertanian yang belum optimal.

6)        Pengendalian Organisme Penyakit Tanaman (OPT) dan penanganan  gangguan usaha dan kebakaran lahan yang belum menjangkau seluruh wilayah.

7)        Sinergitas Tupoksi antar bidang dan UPTD belum optimal.

 

Berdasarkan gambaran tentang permasalahan yang akan berpengaruh terhadap penyelenggaraan tugas pokok Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis maka perlu upaya tindak lanjut sebagai berikut :

 

  1. Peningkatan Kualitas dan kuantitas SDM petugas dan petani.
  2. Peningkatan sarana dan prasarana pertanian.
  3. Peningkatan terhadap akses data dan informasi agribisnis pertanian.
  4. Peningkatan peran dan fungsi lembaga unit pelaksana teknis dan unit pelayanan teknis lainnya belum optimal.
  5. Memanfaatkan potensi sumberdaya Pertanian dengan penanganan budidaya tanaman yang sesuai standar.
  6. Meningkatkan penanganan pasca panen, pembinaan mutu, pemasaran hasil pertanian.
  7. Peningkatan pengendalian OPT, gangguan usaha dan kebakaran lahan.
  8. Peningkatan penggunaan bibit unggul sesuai standar dan melakukan kerjasama dengan instansi terkait penangkar benih.
  9. Meningkatkan kompetensi SDM khususnya tenag fungsional melalui pendidikan lanjutan, diklat/kursus/pelatihan/bimtek.

 

2.4.    Review Terhadap Rancangan Awal RKPD

Renja Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis Tahun 2017 telah sejalan dengan Rancangan Awal RKPD Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis Tahun 2017, yang telah dituangkan secara rinci dan jelas dalam Renstra Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis. Bilamana dalam proses perkembangannya terjadi perubahan dalam RKPD baik berupa prioritas, isu strategis maupun kemampuan keuangan yang tidak sesuai lagi dengan Renja Dinas Pertanian Kabupaten Tahun 2017 maka RKPD Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis Tahun 2017 tetap menjadi pedoman utama.

 

2.5.    Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat

Renja Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis Tahun 2017 tidak terdapat usulan program dan kegiatan dari masyarakat atau pemangku kepentingan karena usulan tersebut sudah terakomodir pada program dan kegiatan yang ada pada Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis. Jadi,  program dan kegiatan yang ada pada Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis merupakan program dan kegiatan yang telah menjadi tugas utama Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis dan arahan sebagaimana telah tertuang di dalam RPJMD Kabupaten Bengkalis Tahun 2016 – 2021.

 

 

.

 

 

 

 

                      Tujuan Sasaran Perangkat Daerah

 

3.1  Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional

 

Telaahan terhadap kebijakan nasional sebagaimana dimaksud, yaitu penelaahan yang menyangkut arah kebijakan dan prioritas pembangunan nasional dan yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi perangkat daerah. Undang-undang Nomor 25  Tahun 2004 Tentang Sistem Pembangunan Nasional mengamanatkan bahwa perencanaan pembangunan di daerah merupakan satu kesatuan integrasi dengan perencanaan pembangunan nasional, sehingga tema dan prioritas pembangunan daerah harus mengacu pada tema dan prioritas pembangunan nasional.

Saat ini, prioritas pembangunan nasional tahun 2017  telah ditetapkan dan mengacu pada agenda Nawacita kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang merupakan prioritas nasional sebagaimana telah tertuang di dalam RPJMN 2015 – 2019 yang terdiri dari 9 (sembilan) agenda yang didalamnya terdapat sub agenda dan sasaran nawacita itu sendiri serta  prioritas lainnya yang tetap menjadi acuan bagi seluruh daerah dalam merumuskan rencana pembangunan daerah termasuk untuk rencana tahun 2017.  Adapun agenda prioritas Pembangunan Nasional (Nawa Cita) terdiri :

  1. Menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga negara.
  2. Membuat Pemerintah selalu hadir dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya.
  3. Membangunan Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.
  4. Memperkuat kehadiran negara dalam melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpecaya.
  5. Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia
  6. Meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar Internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya.
  7. Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domistik
  8. Melakukan revolusi karakter bangsa
  9. Memperteguh kebhineka-an memperkuat restorasi sosial Indonesia.

Berdasarkan hal tersebut, program dan kegiatan Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis yang telah direncanakan pada tahun 2017 telah menganalisa pokok-pokok dari prioritas nasional tersebut termasuk apa yang menjadi program prioritas Kementan yang tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian / Kementan Tahun 2015 – 2020.

Sesuai dengan tupoksi Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis yang melaksanakan tugas dibidang pertanian sekaligus upaya dalam meningkatkan perekonomian rakyat, maka Renja Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis lebih banyak berisi program dan kegiatan sektor pertanian untuk menunjang terlaksananya Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Bengkalis .

3.2   Tujuan dan Sasaran Renja Perangkat Daerah

Seperti halnya tujuan dan sasaran pada Renstra Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis Tahun 2017 – 2021, maka tujuan dan sasaran Renja Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis untuk Tahun 2017 masih sesuai dengan Renstra yaitu :

3.2.1   Tujuan

Sesuai dengan Tujuan dan sasaran RPJMD Kabupaten Bengkalis periode 2016-2021 untuk mewujudkan visi dan misi Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis periode tahun 2016-2021 ditetapkan tujuan dan sasaran. Adapun tujuan tersebut adalah sebagai berikut:

1)        Mengembangkan tanaman pangan dan hortikultura;

2)        Meningkatkan pengelolaan peternakan rakyat;

3)        Meningkatkan intensifikasi dan ekstensifikasi perkebunan rakyat;

4)        Meningkatkan kualitas petani, peternak dan pembudidaya perkebunan;

5)        Meningkatkan kapasitas kelembagaan.

 

3.2.2     Sasaran

Untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan maka sasaran jangka menengah Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis adalah sebagai berikut:

1)            Meningkatnya produktivitas tanaman pangan dan hortikultura;

2)            Meningkatnya produktivitas ternak;

3)            Meningkatnya keterpaduan produktivitas perkebunan;

4)        Meningkatnya kualitas petani;

5)        Meningkatnya kualitas pengelolaan keuangan dan kinerja.

3.3  Program dan Kegiatan

Program dan kegiatan pada Renja Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis Tahun 2017 tertuang di dalam lampiran renja ini dan merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                      Rencana Kerja dan Pendanaan Perangkat Daerah

 

Rencana Kerja Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis tahun 2017 merupakan dokumen perencanaan untuk tahun 2017 sebagai acuan bagi Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis yang berisikan program dan kegiatan serta pagu indikatif.

Dokumen Rencana Kerja Perangkat Daerah tahun 2017 Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis dalam melaksanakan kebijakan, program dan kegiatan pembangunan dengan memaksimalkan sumber daya yang ada terutama sumber daya anggaran.

Mengingat keterbatasan sumber daya anggaran pelaksanaan program dan kegiatan yang disusun dalam Rencana Kerja tahun 2017 harus dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. Untuk itu, diperlukan upaya keterpaduan dan sinergi dari elemen yang pada Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis baik sekretariat maupun bidang – bidang. Untuk mencapai keterpaduan dan sinkronisasi kegiatan yang telah diprogramkan dilakukan dengan rapat koordinasi dan observasi sehingga tercapai sinergi dalam pelaksanaannya dengan tetap menerapkan prinsip-prinsip transparasi dan akuntabilitas.

Untuk menjaga efektifitas pelaksanaan program, maka monitoring dan evaluasi harus menjadi kegiatan yang tak terpisahkan dari keseluruhan proses pembangunan dan dilaksanakan pada setiap tahapan, agar diperoleh hasil yang maksimal serta sebagai umpan balik bagi perencanaan tahap berikutnya.

Adapun Rencana Kerja berdasarkan program dan kegiatan, output, outcome, pagu indikatif dan sumber pendanaan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis tahun 2017 sebagaimana terlampir.

 

 

 

 

 
   

 

 

                                    Penutup

 

Rencana Kerja (RENJA) Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis Tahun 2017  merupakan suatu dokumen yang akan dijadikan acuan dan pedoman dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis, yang pada akhirnya diharapkan dapat menunjang tercapai nya visi Kabupaten Bengkalis “Terwujudnya Kabupaten Bengkalis Sebagai Model Negeri Maju dan Makmur Di Indonesia”. Rencana Kerja Tahun 2017 ini mengacu pada Dokumen Renstra Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis Periode 2017-2021 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bengkalis Periode 2016-2021.

 

            Akhirnya, dengan disusunnya Rencana Kerja Tahun 2017 ini diharapkan Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis dapat mencapai target kinerja yang diinginkan dan semoga Renja ini dapat menjadi bahan acuan dalam pelaksanaan kegiatan, khususnya bagi seluruh aparat Dinas Pertanian  Kabupaten Bengkalis dan umumnya bagi pihak-pihak yang terkait.

 

 

 
 

Bengkalis,         Juli 2016

 

KEPALA DINAS PERTANIAN

KABUPATEN BENGKALIS

 

 

 

Drs. H. ARIANTO, MP

Pembina Utama Muda

Nip. 19600103 198903 1 006

 

 

 

Bengkalis,  3 Maret 201

 

 

 

 

 

 

 

 

 

t>