Home - Distan Bengkalis

    www.distan.bengkaliskab.go.id
Website Resmi Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis
Panen Perdana di Siak Kecil

Supardi Ajak Petani Tanam Labu Madu Hana

Panen perdana labu madu jenis hana di Siak Kecil


BENGKALIS -  Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis Supardi bersama kelompok tani di Kecamatan Siak Kecil, Senin 7 Oktober 2019 menggelar panen perdana labu madu jenis hana.

“Ujicoba budidaya labu madu jenis hana dinilai berhasil, dari 300 batang tanaman labu menghasilkan buah siap panen sebanyak 1,3 ton. Hasilnya lumayan besar, rata-rata per batang menghasilkan 4 buah. Makanya saya mengajak petani untuk menanam labu madu jenis hana,” ungkap Supardi.

Ditambahkan Supardi, budidaya labu tergolong mudah, waktu tanam hingga panen hanya 90 hari. Kemudian pemasaran buah labu madu jenis hana sangat jelas. Atas dasar itu, Kadis Pertanian mengajak petani untuk konsisten menanam labu madu jenis hana.

Pada panen perdana tersebut, Plt Kadis Pertanian didampingi Kasi Pengolahan dan Promosi Syahrul Rais, Kepala UPT Balai Penyuluhan Pertanian Siak kecil Astut Ivon, SP, Kepala UPT Mekanisasi Pertanian Siak Kecil, Murdam Efendi.

Turut hadir juga, Koordinator Penyuluh, Mulyono dan para penyuluh pertanian lingkup  Kecamatan Siak Kecil, Bukit Batu dan Bandarlaksamana. Kemudian Ketua Gabungan Kelompok Tani dan beberapa perwakilan dari kelompok tani Siak Kecil.

Suwondo petani yang melakukan tanaman labu madu jenis hana. Berkat ketekunan dan keuletannya, panen perdana labu madu jenis hana lumayan besar, yakni 1,3 ton dari 300 batang.

Atas keberhasilan melakukan ujicoba, kedepan Suwondo telah menyiapkan lahan lebih luas dari sebelumnya. Namun Suwondo, minta agar Dinas Pertanian secara rutin melaukan pembinaan dan bantuan terhadap kepada petani, seperti bantuan pompa air dan sarana prasana pertanian lainnya.

Terhadap permintaan petani, Plt Kadis sebagaimana dikutip dari laman diskominfotik.bengkaliskab.go.id, senyum dan merespon permintaan. “Insyaallah kami akan berupaya semaksimal mungkin membantu demi peningkatan produksi dan kesejahteraan para petani,” ungkap Supardi***