Home - Distan Bengkalis

    www.distan.bengkaliskab.go.id
Website Resmi Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis
Kepala BKPM RI Kunjungi Pulau Rupat

Eks Lahan Trasmigrasi akan DIjadikan Perkebunan Tebu

Kepala BKPM RI Kunjungi Pulau Rupat dalam rangka survai lahan eks Transmigrasi untuk perkebunan tebu


RUPAT - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia Bahlil Lahadalia melaksanakan kunjungan kerja di Kecamatan Rupat, Minggu (8/12/2019). Kunjungan Bahlil Lahadalia ini bertujuan untuk melihat langsung lahan eks transmigrasi yang akan dijadikan perkebunan sagu.

Kepala BKPM RI beserta rombongan menginjakkan kakinya di Pelabuhan Pangkalan Nyirih Kecamatan Rupat dengan menggunakan Speed Boat, sekitar pukul 11.20 WIB. Turut mendampingi Sekretaris Daerah Provinsi Riau Yan Prana Jaya Indra Rasyid, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau Eva Revita, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Riau Asrizal.

Juga ikut serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Haholongan mewakili Bupati Bengkalis, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bengkakis Basuki Rahmad, Camat Rupat Khairunnazri, Camat Rupat Utara Agus Sofyan, Kapolsek Rupat AKP Masrizal, Danposal Bengkalis Tomi.

Maksud dan tujuan kunjungan Kepala BKPM RI beserta rombongan tersebut di pulau terluar Indonesia ini adalah untuk melihat secara langsung lahan Eks Transmigrasi, untuk dibangunkan perkebunan tebu yang di pusatkan di Kecamatan Rupat tepatnya di Desa Cingam.

"Lahan ini sangat cocok sekali untuk dibangun perkebunan tebu, dengan luas lahan hampir 6000 - 12.000 Hektare, kemudian dekat dengan perairan laut sehingga mudah untuk dibawa ke pusat perindustrian di Kota Dumai," ungkap Bahlil Lahadalia.

Sementara itu Bupati Bengkalis diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Haholongan sangat mendukung atas langkah strategis yang akan dilakukan oleh Pemerintah Pusat demi kesejahteraan masyarakat yang berada di pulau terluar ini.

Namun begitu lanjut Haholongan lagi untuk tindak lanjutnya kedepan kami sudah instruksikan kepada Camat Rupat agar membangun sinergitas dengan semua pihak serta lakukan sosialisasi kepada masyarakat dalam setiap kesempatan dan segera lakukan pendataan terhadap lahan eks transmigrasi tersebut.

"Tolong didata dengan baik, jangan sampai kita udah bangun lahan perkebunan tebu ini kemudian muncul masalah disisi hukum kedepannya," ujar Haholongan.***


Komentar

Tulis Komentar

t>